Jenis Rajutan Kain Kaos

Bagi kebanyakan orang, pengetahuan tentang jenis rajutan kain kaos tak begitu menarik perhatian. Namun untuk Anda yang mulai bergelut di bidang sablon dan bordir kaos atau jenis usaha lain yang berhubungan dengan bahan kaos, memahami jenis rajutan kaos dapat menjadi pengetahuan yang berguna di kemudian hari. Karena jenis rajutan kaos tentu akan menentukan sifat kaos ketika dikenakan, serta berkaitan dengan tujuan penggunaan kaos tersebut nantinya. Ada beberapa jenis rajutan kaos polos yang perlu Anda ketahui. Yuk kita pelajari sama-sama setiap rajutan dan kegunaannya….

1. Single Knit

single knitContoh paling umum kaos yang menggunakan rajutan single knit adalah kaos jenis Cotton Combed. Biasanya ditulis Cotton Combed 20s, 24s, 30s, 40s, dengan huruf S berarti single knit. Secara teknis, single knit berarti rajutan jarum single. Sehingga penggunaan bahan kaos hanya untuk satu permukaan saja, tak dapat digunakan secara bolak balik atau dua permukaan. Jenis rajutannya rapat, bahan padat, dan tidak terlalu lentur. Permukaan kaos halus dan tidak berpola (pattern). Sebagian besar sablon kaos umumnya menggunakan jenis rajutan single knit. Jenis kaos dengan rajutan ini memiliki sifat rapi dan nyaman, mudah menyerap keringat, kuat dan tahan lama.

 

2. Double Knit

Contoh kaos yang memakai rajutan double knit adalah kaos Cotton Combed 20d, 24d, 30d, 40d, dengan huruf d berarti double knit. Sebutan lain untuk rajutan ini adalah interlock. Secara teknis, double knit berarti rajutan jarum double, sehingga keuntungannya, bahan kaos dapat digunakan bolak-balik, atau dua permukaan. Jenis rajutannya tidak rapat, kenyal, lembut, dan lebih lentur. Produk kaos yang biasa memakai rajutan double knit adalah pakaian bayi dan anak-anak.

3. Pique atau Lacoste

piquePique atau Lacoste adalah rajutan dengan tekstur atau motif. Penggunaannya pun hanya satu permukaan, tidak bolak balik. Jenis rajutan ini dapat bertekstur bulat, kotak, atau menyerupai segitiga kecil-kecil. Anda pasti sudah mulai menebak kaos apa yang memiliki model rajutan Pique atau Lacoste. Benar sekali, rajutan ini paling sering digunakan pada kaos polo shirt atau kaos berkerah. Meski tak terlalu mahir menyerap keringat, kaos berkerah dengan rajutan ini memberikan kesan penampilan yang lebih ‘eksklusif’ bagi pemakainya. Sehingga kaos polo shirt banyak digunakan untuk acara-acara kantor, olahraga golf, dan lain-lain.

4.Striper atau Yarn Dye

striperSecara teknis, striper atau yarn dye adalah jenis rajutan kombinasi benang warna (Yarn Dye). Penggunaannya hanya satu permukaan saja. Jenis rajutannya bisa single knit atau double knit. Penggunaan model rajutan kombinasi ini biasanya pada kaos orang dewasa.

 

 

 

5. Drop Needle

cvc-drop-needle-compound-stisch-fabric1 Drop Needle adalah rajutan dengan variasi cabut jarum. print kaos dengan rajutan ini bisa digunakan bolak balik (dua permukaan). Jenis rajutannya bertekstur garis lurus vertikal, sehingga terasa lembut, dan lentur. Kaos singlet adalah salah satu contoh kaos yang menggunakan tipe rajutan Drop Needle.

 

 

 

sumber : htttp//www.topkaosbandung.com

 

If you enjoyed this article, please consider sharing it!

3 Responses to Jenis Rajutan Kain Kaos

  1. verza says:

    kaos polos, atau ingin mencoba desain secara online

  2. verza says:

    maaf mba, mau menanyakan, dari kesemua jenis rajutan, rajutan mana yang paling kuat untuk kaos dan tidak cepat molor?

Leave a Reply to konveksi bandung Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

css.php